Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Menuju puncak
Anotasi:
Pemilihan langsung presiden lancar, namun tanpa pemenang mayoritas tunggal. Perkiraan sementara mengindikasikan tiga pasangan kandidat gugur, karena hanya dua pasangan yang berhak ikut ke putaran kedua. Duo Susilo Bambang Yudhoyono -Yusuf Kalla dan Megawati-Hasyim Muzadi berhasil bertahan untuk maju terus. Sebagai peraih suara terbanyak, tampaknya pasangan SBY-Kalla merasa optimistis akan memenangi ronde kedua. Gambarannya yang lebih pasti akan didapat beberapa hari lagi. Setidaknya kita patut bersyukur bahwa pemilihan presiden berjalan lumayan baik, meski ada sedikit ricuh di sana sini. Selamat jalan pada yang kalah, dan selamat berjuang bagi yang menang.Sumber: Tempo. -- Th. 34, no. 19, 11 Juli 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 23Menimbang calon penjinak bom
Anotasi:
Ini adalah hasil liputan acara "Dialog penajaman visi, misi, dan program capres-cawapres" oleh Komsi Pemilihan Umum di Golden Ballroom Hotel Hilton Jakarta. Umumnya para panelis mencecar para kandidat capres-cawapres dengan berbagai isu bom. Beberapa lembaga survei memprediksi bahwa popularitas SBY-JK diuntungkan bukan saja karena kasus bom di Kuningan, juga karena aksi koalisi kebangsaan yang dipelopori Mega dan Akbar Tanjung.Sumber: Gatra. -- Th. 10, no. 45, 25 September 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 24-28Menginginkan rakyat sejahtera bersama
Anotasi:
Berdasarkan hasil polling beberapa lembaga survei, duet SBY-JK menempati urutan pertama sebagai pasangan yang dianggap akan mampu mengatasi masalah yang melilit bangsa dan negara ini. Penelitian tersebut dilakukan di 17 provinsi, meliputi 24 kota dan 19 kabupaten, terhadap 5000 responden. Sebanyak 46,64% responden memberi harapan pada SBY dan JK.Sumber: Gatra. -- Th. 10, no. 30, 3 Juli 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 3.Mencari gerbong ke stasiun terakhir
Anotasi:
Pemilihan presiden babak dua sekitar sembilan pekan lagi. Tetapi SBY sudah bersiap pasang kuda-kuda. Putaran kedua harus dihadapi dengan strategi baru. Yudhoyono mulai mengulang resep manjur di putaran awal dengan komunikasi politik ke akar rumput. Lobi-lobi politik ke partai lain sudah mulai dikabulkan oleh SBY. Setelah berhasil menyabet suara teratas, ia mulai melirik kekuatan pesaingnya. Kubu SBY sendiri tidak menganggap enteng kekuatan Megawati. Nahkan SBY sendiri melihat peluang Megawati lebih besar dari dirinya karena masih menjabat Presiden RI.Sumber: Tempo. -- Th. 34, no. 20, 18 Juli 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 28-30Mencari bibit, lupa bobot
Anotasi:
Susilo Bambantah Yudhoyono tidak benar-benar sendirian dalam kabinet gotong royong. SBY masih mempunyai teman dekat, Yusril Izra Mahendra. Kekompakkan mereka ditunjukkan dengan mundur dari kabinet sebelum KPU mengumumkan secara resmi nama-nama wapres. Meskipun belum dibahas secara resmi dalam forum partai, duet SBY-Yusril terus bergulir. Namun masih meninggalkan sejumlah soal. elain belum ada kesepakatan siapa RI-2, kedua partai juga tidak pernah bertemu membahas pencalonan tersebut.Sumber: Tempo. -- Th. 33, no. 22, 1 Agustus 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 30-31
Menampilkan 5 dari 72 artikel
Lanjut membaca


