Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Presiden minta laporan berkala dari jaksa agung
Anotasi:
Presiden yang belum seminggu berkuasa, Susilo Bambang Yudhoyono, mengunjungi Kejaksaan Agung. Di gedung bundar, SBY menantang Abdurrachman Saleh untuk berani menangkap koruptor. Ia akan bertanya secara periodik mengenai perkembangan kasus-kasus, terutama kasus besar yang mengganggu rasa keadilan masyarakat.Sumber: Warta Akrab. -- No. 45, November 2004. -- Jakarta : Yayasan Bina Korsa Utama, 2004. Hlm. 69-70Presiden drama dua pekan
Anotasi:
Ini ulasan singkat tentang biografi SBY, presiden RI ke enam. Menurut berbagai sumber yang bertutur tentang sosok SBY, menyebutkan bahwa bibit-bibit kepemimpinan SBY sudah terasah sejak kecil. Salah satu kolega SBY ketika di bangku SMP masih ingat wejangan SBY waktu itu, "ilalang yang tumbuh di tempat yang gersang akan sulit dicabut. Sebaliknya, pohon perdu yang tumbuh di tanah gembur akan mudah sekali diambil". Kalimat itu diucapkan SBY 1971 pada 10 anggota Rajawali, geng bentukan SBY di Pacitan. Pendidikan militer turut mengasah bibit kepemimpinannya tersebut. Nama SBY masuk bursa capres. Titik karier SBY dimulai ketika ia menjadi bintang iklan pemilu damai di layar kaca. Kampanye SBY itu membuat inner cycle megawati gerah. Sejak itu, SBY tidaklagi dilibatkan dalam rapat-rapat polkam.Sumber: Gatra. -- Th. 10, no. 46, 2 Oktober 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 34-35Pinangan sekuntum bunga
Anotasi:
Susilo Bambang Yudhoyono telah resmi mengundurkan diri sebagai Menkopolkam. Sekarang ia sibuk keliling negeri untuk berkampanye untuk Partai Demokrat. Partai lain juga banyak yang meminangnya. SBY tahu posisi tawarnya sedang menguat. Untuk menunjukkan dirinya seorang demokrat, ia tidak mengelak menerima undangan partai-partai lainnya. Menurutnya, semua itu tidak lebih dari komunikasi politik biasa dan bukan kesepakatan dagang sapiPartai DemokratSumber: Gatra. -- Th. 10, no. 17, 13 Maret 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 34-35Pernah jadi khatib Idul Fitri
Anotasi:
Isu miring yang menerpa SBY kerap menimpa sejak ia mencalonkan diri menjadi presiden. Salah satunya isu tentang pindah agama. Dalam buku SBY Sang Demokrat tulisan Usamah Hisyam, ayah SBY, memiliki garis keturunan pendiri pesantren modern Gontor. Pesantren turut membentuk kepribadiannya. Salah satu buktinya, pada saat dipromosikan menjadi Pangdam Sriwijaya di Palembang, 1996, pernah diminta menyampaikan orasi ilmiah menyambut hari jadi IAIN, serta diminta berkhotbah pada hari raya Idul Fitri 1417H di Masjid Agung Sultan Mahmud BadaruddinSumber: Gatra. -- Th. 10, no. 30, 3 Juli 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1998. Hlm. 25Menyingkap kabinet baru
Anotasi:
Apa arti terpilihnya pasangan SBY-JK sebagai presiden dan wakil presiden? Artinya rakyat Indonesia menginginkan perubahan yang berkesinambungan dengan masa lalu. Dan harapan itu agaknya tercermin dalam susunan kabinet yang baru saja dilantik. Sosok-sosok kontroversial tersisih dari posisi strategis atau bahkan tersingkir sama sekali dari bursa pencalonan. Kabinet SBY-JK merupakan kombinasi orang-orang yang pernah berada di pemerintahan dan mereka yang benar-benar baru. Barangkali itu sebabnya disebut dengan nama kabinet Indonesia bersatu. Kebersatuan ini rupanya bagian dari strategi SBY yang dinyatakan sebagai K2A: Konsiliasi, Konsolidasi, dan AksiSumber: Tempo. -- Th. 34, no. 33, 31 Oktober 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 25
Menampilkan 5 dari 72 artikel
Lanjut membaca


