Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Duet SBY dan JK : sosok pemimpin yang dibutuhkan rakyat
Anotasi:
Susilo Bambang Yudhoyono dianggap orang yang tepat sebagai pemimpin negara dan bangsa ini. Sederhana, memiliki kapasitas intelektual, dan bermoral. Disandingkan dengan Muhammad Jusuf Kalla yang juga menjunjung moralitas dan kesederhanaan. Pasangan ini dianggap cocok untuk menyapu permasalahan korupsi, kolusi, dan nepotismeSumber: Gatra. -- Th. 10,no.30, 3 Juli 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 1-2Dongkrak gratis SBY
Anotasi:
Berbagai kelompok simpatisan berperan mengatrol perolehan suara pasangan SBY-JK. Diakui atau tidak, kelompok-kelompok spontan ini turut melambungkan ketenaran SBY hingga meraih suara cukup besar di beberapa daerah. Kelompok ini sempat membuat khawatir tim SBY-JK. Namun akhirnya mereka sadar bahwa kelompok simpatisan itu mendatangkan pengikut yang jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan suara yang diperoleh Partai Demokrat dalam pemilu 5 April 2004 lalu. Meskipun upaya lobi dengan para elite politik tetap dilakukan, Partai Demokrat akan lebih serius menggarap jembatan menuju pemilih di grass root ini.Partai DemokratSumber: Tempo. -- Th. 34,no.21, 25 Juli 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 28-29Disebut belum resmi
Anotasi:
Sikap SBY yang tidak kunjung mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden, dikritik Prof. Muladi menteri kehakiman pada kabinet BJ Habibie ini menilai sikap maju-mundur SBY itu membuat masyarakat juga ragu-ragu "memegang Menko Polkam itu sebagai calon idaman".Sumber: Gatra. -- Th. 10,no.17, 13 Maret 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 30-31Bukan bola muntah gratisan
Anotasi:
Susilo Bambang Yudhoyono anti-Islam. Opini tersebut bergulir kencang menjelang pemilihan presiden putaran pertama, 5 Juli 2004. Namun arus politik berbalik pada pilpres putaran kedua, 20 September silam. Duet SBY-jusuf Kalla justru berubah jadi tempat penampungan "bola muntah" dari kantong-kantong muslim. Merapatnya elite Islam seirama meminggirnya elite kristen dari lingkaran SBY. Tampilan publik SBY belakangan memang lebih "hijau", karena sering diapit wajah Hidayat ur Wahid dan Alwi Shihab.IslamSumber: Gatra. -- Th. 10,no.47, 29 Oktober 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 31Beda suara keluarga barak
Anotasi:
Pemilihan presiden langsung diikuti juga oleh keluarga tentara dan polisi. Di era reformasi ini, mereka boleh menikmati alam demokrasi, jauh lebih bebas ketimbang di masa lalu. Berdasarkan hasil pemantauan, duet SBY-Kalla mendominasikan perolehan suara di sebagian besar kompleks perumahan "korp baju hijau". Megawati terbukti unggul di kebanyakan kompleks perumahan "korp baju cokelat". Dalam hal politik, polisi dan tentara ternyata mempunyai selera berbeda, paling tidak itu terlihat dari pemilihan presiden yang baru berlangsung.Sumber: Gatra. -- Th. 10,no.46, 2 Oktober 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 28
Menampilkan 5 dari 72 artikel
Lanjut membaca


