Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Kening berkerut pada hari pertama
Anotasi:
Interupsi dan demo mewarnai pelantikan Yudhoyono sebagai presiden. Tarik ulur soal posisi di kabinet pun melengkapi ketegangan. Inilah hari pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pidatonya pada upacara pelantikannya bahwa ia tidak dapat memuaskan semua pihak, tapi ia akan berjanji untuk terus mengawal kabinetnya, juga dukungan dari kalangan pers.Sumber: Tempo. -- Th. 34, no. 33, 31 Oktober 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 36-37Kalkulasi dan roket SBY
Anotasi:
Ia melejit seperti roket. dari hasil pilpres putaran kedua, suara yang didapat pasangan SBY-JK jauh melampaui suara Partai Demokrat. Dari mana suara SBY diperoleh? Menurut penelitian LP3ES-NDI, pasangan SBY-JK memperoleh dukungan merata dari partai-partai. Suara NU terpecah. Partai sebagai mesin politik tidak bekerja? Entahlah. Politik memang mengubah semua kalkulasi.Partai DemokratSumber: Tempo. -- Th. 34, no. 20, 18 Juli 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 31Kabinet pilihan tempo
Anotasi:
Menyusun kabinet bukan perkara mudah. Selain harus mempertimbangkan kompetensi para calon menteri, integritas pribadi, kemampuan bekerja dalam tim, juga kepentingan partai politik pendukungnya. Selain itu juga rasa keterwakilan berbagai kelompok. Ibarat sebuah orkestra, presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono kini menjadi dirigen. Ia harus memilih bukan hanya anggota kabinet yang kompeten memimpin portofolio masing-masing, tetapi juga menentukan musik yang akan dimainkan dan partiturnya.Sumber: Tempo. -- Th. 34, no. 37, 24 Oktober 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 23Jalur padat menuju Cikeas
Anotasi:
Presiden terpilih SBY mulai menyortir calon pembantunya. Kandidat menteri masuk lewat berbagai jalur. Partai politik ditaksir mendapat jatah dua kursi. Peluang kaum profesional jauh lebih terbuka. Hanya 34 orang yang bakal terpilih, sesuai dengan jumlah kursi menteri yang disiapkan untuk kabinetnya. SBY akan melakukan uji kelayakan dan kepatuhan terhadap para calon menterinya.Sumber: Gatra. -- Th. 10, no. 49, 23 Oktober 2004. -- Jakarta : Era Media Informasi, 1994. Hlm. 24-27Istana di tangan, parlemen di seberang
Anotasi:
Kata oposisi cukup ramai dibicarakan belakangan ini. Terutama setelah kemenangan kubu SBY-Kalla. Para pengamat politik meramalkan bahwa kelompok koalisi kebangsaan yang di atas kertas menguasai mayoritas kursi di DPR, telah tereleminasi dari istana dan akan menjadi kekuatan oposisi. Kekalahan koalisi kebangsaan, menunjukkan lebarnya jurang aspirasi yang ada. Karena itu, sepatutnya para pengurus partai koalisi segera melakukan pembenahan internal. Pertarungan merebut tampuk kekuasaan di tahun 2009 nanti akan jauh lebih sulit ketimbang yang baru dilalui.Sumber: Tempo. -- Th. 34, no. 31, 3 Oktober 2004. -- Jakarta : Grafiti Pers, 1998. Hlm. 23
Menampilkan 5 dari 72 artikel
Lanjut membaca


