Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Selesaikan semua masalah setjara damai.
Anotasi:
Presiden Soekarno dan rekannya Presiden Tito telah membicarakan masalah Irian Barat, Aljazair, kolonialisme, dan terusan Suez yang sedang meruncing. Kedua belah pihak setuju menyelesaikan masalah internasional secara damai dan didasarkan pada lima prinsip konstitusi serta dasa sila Bandung.Sumber: Suluh Indonesia; 15 September 1956: hlm. 1.Presiden Soekarno-Presiden Tito: Merundingkan masalah Irian Barat.
Anotasi:
Duta besar USA di Kairo menanyakan pendapat Pemerintah Mesir mengenai sengketa antara Indonesia dan Belanda tentang masalah Irian Barat. Negara-negara Arab mendukung Indonesia. Presiden Soekarno dan Presiden Tito berusaha mendapatkan dukungan untuk menyelenggarakan sebuah konferensi khusus tingkat tinggi antara negara yang tidak tergabung dalam blok Barat maupun Sovyet.Sumber: Terompet Masjarakat; 20 Djanuari 1958: hlm. 1Presiden Soekarno mulai perdjalanannja: Kita masuk garis perdjuangan jang sama.
Anotasi:
Presiden Soekarno disertai Menteri Luar Negeri Subandrio pada tanggal 6 Djanuari 1958 berangkat ke Afrika Selatan selama 5 minggu. Selain untuk berobat, Presiden Soekarno akan menggunakan kesempatan untuk kepentingan rakyat dan negara.Sumber: Terompet Masjarakat; 7 Djanuari 1958: hlm. 1.Presiden Soekarno ke Belgrado: Mesir tetap sokong perdjuangan Irian barat.
Anotasi:
Pada akhir pembicaraan antara Presiden Soekarno dan PM Nasser telah dikeluarkan maklumat bersama yang antara lain mengatakan bahwa pemerintah dan rakyat Mesir mendukung sepenuhnya pemerintah dan rakyat Indonesia dalam perjuangannya mengembalikan Irian Barat. Selain itu juga telah ditandatangani hubungan kerjasama antara kedua negara dalam bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan.Sumber: Terompet Masjarakat; 18 Djanuari 1958: hlm. 1.Presiden Soekarno di Kairo: soal Irian Barat akan dibitjarakan dengan Nasser.
Anotasi:
Perundingan Presiden Soekarno dan Presiden Nasser membicarakan masalah situasi internasional dewasa ini, terutama masalah Irian Barat. Juga akan dibicarakan usaha untuk mempererat hubungan kedua negara.Sumber: Terompet Masjarakat; 14 Djanuari 1958: hlm. 1.
Menampilkan 5 dari 78 artikel
Lanjut membaca


