Penghargaan
Tanda jasa dan penghargaan yang diraih
Rekam jejak tanda jasa, gelar, dan penghargaan yang diterima seorang presiden sepanjang masa jabatannya, disusun berdasarkan urutan waktu.
Bintang Dharma
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soharto, No.006/TK/ Tahun 1963, tertanggal 13 Januari 1963Bintang Gerilya
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soeharto, No. 019/BTK/Tahun 1965, tertanggal 17 Agustus 1965.Bintang Grand Collier Of The Order Of Sheba
PiagamDari Pemerintah Ethiopia · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Ethiopia kepada Bapak Soeharto tahun 1968.The Raja Of The Order Of Sikutana
PiagamDari Pemerintah Philipina · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Philipina kepada Bapak Soeharto tahun 1968, bentuk kalung berliontin bintang dengan diameter 6.7 cm.Grand Clollier de L'Ordre National de L'Independence
PiagamDari Pemerintah Kerajaan Kamboja · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Kamboja kepada Bapak Soeharto tahun 1968, bentuk kalung berliontin bintang dengan ukuran diameter 6 cm.Grand Cordon Of The Suprime Order Of The Chysanthenum
PiagamDari Pemerintah Jepang · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Jepang kepada Bapak Soeharto tahun 1968. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Most Auspicous of The Rajamitrabhorn
PiagamDari Kerajaan Thailand · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Thailand kepada Bapak Soeharto tahun 1970.The Most Auspicous of The Rajamitrabhorn
PiagamDari pemerintah Kerajaan Thailand · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Thailand kepada Bapak Soeharto tahun 1970, bentuk kalung berliontin dengan diameter 6 cm.Grootkruis in de Orde Van De Nederlandse Leew
PiagamDari Pemerintah Kerajaan Belanda · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Belanda kepada Bapak Soeharto, 28 Agustus 1970.Bintang Yudha Dharma Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soharto, No.048/TK/ Tahun 1971 tertanggal 3 Desember 1971Gross-Stern Des Ehreinzechnes Four Verdienste Um Die Republic Oesterreich
PiagamDari Pemerintah Austria · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Austria kepada Bapak Soeharto tahun 1973.Grand Cordon Ordre de Leopold
PiagamDari Pemerintah Belgia · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Belgia kepada Bapak Soeharto tahun 1973. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiKnight Cross Of Order Of The Bath (GCB)
PiagamDari Pemerintah Inggris · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Inggris kepada Bapak Soeharto tahun 1974. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiOrder Of The Great Yugoslav Star
PiagamDari Pemerintah Yugoslavia · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Yugoslavia kepada Bapak Soeharto tahun 1975 sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiGrand Collor Of The Nile
PiagamDari Pemerintah Republik Arab Mesir · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Arab Mesir kepada Bapak Soeharto tahun 1977, bentuk kalung berliontin dengan diameter 7 cm.Bintang Badar
PiagamDari Pemerintah Saudi Arabia · Kepada Presiden Suharto
tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Bapak Soeharto tahun 1977, bentuk kalung berliontin bertuliskan huruf Arab, diameter liontin 6 cm.Ommayad Zul Wusyah
PiagamDari Pemerintah Syria · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Syria kepada Bapak Soeharto tahun 1977. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiMubarak Al Kabir's Neklace
PiagamDari Pemerintah Kuwait · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Kuwait kepada Bapak Soeharto tahun 1977, bentuk kalung berliontin bertuliskan huruf Arab dengan diameter 4.5 cm.Grand Collar De La Order Americana De Isabel La Cotalica
PiagamDari Kerajaan Spanyol · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Spanyol kepada Bapak Soeharto tahun 1980. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Garnd Order Of Mugunghwa
PiagamDari Pemerintah Korea · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Korea kepada Bapak Soeharto tahun 1981. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiNisham (1)
PiagamDari Pemerintah Pakistan · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada Bapak Soeharto tahun 1982. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Order Of The Socialist Republic of Romania, First Class
PiagamDari Pemerintah Rumania · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Rumania kepada Bapak Soeharto tahun 1982. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiMedali From Rice to Self Suffiency
PiagamDari FAO · Kepada Presiden Suharto
Medali dari FAO yang diberikan kepada Bapak Soeharto atas keberhasilan Indonesia dalam swasembada pangan tahun 1985, bahan logam bentuk koin warna putih. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiOrder Of Al-Hussein Bin Ali
PiagamDari Pemerintah Yordania · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Yordania kepada Bapak Soeharto tahun 1986. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiFrom Rice To Self Sufficiency
PiagamDari FAO · Kepada Presiden Suharto
FAO (Food Agriculture Organization) adalah lembaga pangan dunia yang memiliki perhatian khusus masalah pangan. Direktur Jenderal FAO Dr .Edoard Souma pada hari Senin, 22 Juli 1986 menganugrahkan medali “From Rice To Self Sufficiency” kepada Bapak Soeharto atas keberhasilan bangsa Indonesia dalam swasembada pangan. Berita tentang penghargaan tersebut dapat dilihat dalam buku “HM Soeharto Dalam Berita” halaman 692 : “Kepada wartawan Direktur Jenderal FAO Dr. Edouard Souma mengatakan pemberian medali tersebut baru pertama kali dilakukan oleh FAO mewakili 158 negara anggota. Pemimpin tertinggi organisasi pangan sedunia itu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Soeharto atas pidato yang disampaikan pada sidang peringatan 40 tahun FAO di Roma Italia. Dalam kesempatan ini Dirjen FAO akan menerima bantuan pangan tahap pertama dari para petani Indonesia untuk rakyat Afrika yang sedang dilanda kekurangan pangan, bantuan ini dijanjikan daam sidang FAO Roma tahun lalu, sebanyak 100.150 ton beras dan akan diserahkan dalam bentuk uang senilai 17,5 miliar rupiah. Baru pertama kali ia alami selama menjadi Dirjen FAO selama sepuluh tahun maupun oleh pejabat sebelumnya. sumber: Museum Purna Bakti PertiwiDarjah Kerabat Mahkota Brunei
PiagamDari Pemerintah Brunei Darussalam · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Brunei Darussalam kepada Bapak Soeharto tahun 1988. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiDarjah Kerabat Diraja Perak Darul Ridwan
PiagamDari Kerajaan Brunai Darussalam · Kepada Presiden Suharto
tanda jasa yang diberikan oleh Kerajaan Brunai Darussalam kepada Bapak Soeharto tahun 1988. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiDarjah Utama Seri Mahkota Negara (DMN)
PiagamDari Pemerintah Malaysia · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Malaysia kepada Bapak Soeharto tahun 1988. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiCollar De La Order Del Liberatador
PiagamDari Republik Venezuela · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Venezuela kepada Bapak Soeharto tahun 1988. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Republik Indonesia Adipurna
PiagamDari Republik Indonesia · Kepada Presiden Suharto
Bintang Republik Indonesia Adipurna Untuk Presiden Republik Indonesia Suharto Dasar Hukum Keppres No.029/TK/TH 1988; Tanggal 27-5-1988 Bintang Republik Indonesia Adipurna, adalah Bintang Republik Indonesia kelas I. Bintang ini adalah tanda kehormatan yang tertinggi dan dikeluarkan untuk menghargai mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. sumber: www.setneg.go.idBintang Republik Indonesia Adipurna (1)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soeharto tahun 1988, nomor tanggal Keputusan Presiden 029/TK/Tahun 1988 pada tertanggal 27 Mei 1988Bintang Mahaputera Adipurna
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soeharto, No. 029/TK/Tahun 1988, tertanggal 27 Mei 1988.Bintang Sakti
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soharto, No.029/TK/ Tahun 1988, tertanggal 27 Mei 1988.Bintang Jasa Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soharto, No.029/TK/ Tahun 1988 tertanggal 27 Mei 1988Bintang Budaya Parama Dharma
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soharto, No.029 /TK/ Tahun 1988 tertanggal 27 Mei 1988.Medali Global Statesman Award
PiagamDari United Nations Population · Kepada Presiden Suharto
Medali dari United Nations Population yang diberikan kepada Bapak Soeharto atas keberhasilan Indonesia dalam menekan laju pertumbuhan penduduk tahun 1989, bahan logam bentuk koin warna kuning.Piagam Global Stateman Award
PiagamDari United Nations Population · Kepada Presiden Suharto
Piagam yang diberikan kepada Bapak Soeharto dari United Nations Population ats keberhasilan Indonesia dalam menekan laju pertumbuhan penduduk tahun 1989, bingkai kayu dengan cat prada warna kuning. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Population Award
PiagamDari UNPA (UNITED NATION POPULATION AWARD) · Kepada Presiden Suharto
Penghargaan UNPA (UNITED NATION POPULATION AWARD) “The Population Award” Pada Tahun 1985 pemerintah meluncurkan KB mandiri lebih dikenal dengan sebutan KB Lingkaran Biru. Peserta KB berkantong tebal dianjurkan memanfaatkan jalur pelayanan KB melalui dokter dan praktek swasta. Perpaduan pelaksanaan KB jalur pemerintah (subsidi) dan KB jalur swasta kian mengakarkan program tersebut ketengah masyarakat. Keluarga kecil menjadi dambaan banyak keluarga di Indonesia, puluhan ribu keluarga muda melakukannya, baby boom yang terjadi pada dasawarsa 1970 memasuki tahap pengereman pada periode 1980-1990. Atas keberhasilan program KB di lndonesia, Presiden Soeharto pada tanggal 8 Juni 1989 menerima penghargaan tertinggi di bidang kependudukan dan KB yaitu “United Nations Population Award” dari PBB. Namun sebelumnya pada tanggal 2 Desember 1988 Presiden Soeharto telah menerima penghargaan “Global Statesman in Population Award” dari “The Population Institute” sebuah Lembaga Kependudukan Independen, Washington DC. USA., yang diakui PBB dan cukup berpengaruh di Amerika Serikat. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiDarjah Karabat Diraja Johor Darul Takzim
PiagamDari Pemerintah Malaysia · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Malaysia kepada Bapak Soeharto tahun 1990. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Penghargaan Uni Emirat Arab
PiagamDari Pemerintah Uni Emirat Arab · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Uni Emirat Arab kepada Bapak Soeharto tahun 1990. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Health for All
PiagamDari World Health Organization · Kepada Presiden Suharto
Penghargaan Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) (World Health Organization) “The Health for All” Pembangunan dalam segala bidang yang dicanangkan oleh Soeharto, Presiden RI melalui program Repelita, selain memprioritaskan pertanian namun sektor kesehatan juga menjadi perhatian dalam proses membangun. Setelah melalui lima tahap pada Pelita Tahap V dalam membangun pada sektor kesehatan Indonesia berhasil melakukan terobosan pemerataan dalam bidang kesehatan. WHO pada tanggal 18 Februari 1991 setelah melakukan serangkaian penilaian dalam aspek kesehatan, Indonesia mendapatkan penghargaan “The Health for All” . Medali tersebut diberikan kepada Soeharto, Presiden RI dalam kepeloporannya dalam menangani bidang kesehatan (HM Soeharto dalam Berita 2010 : 568) Mencatat beberapa kegiatan dibidang kesehatan dapat disampaikan beberapa catatan berkaitan dengan kegiatan pada sektor kesehatan yang dikutip dari berita Kompas terbitan 18 Februari 1991, dalam Presideb RI II Jenderal Besar H.M. Soeharto dalam berita sebagai berikut : 1. Pada tahun 1988 dunia dibuat tercengang ketika Presiden Soeharto menerima 8 orang bekas penyandang penyakit kusta di Bina Graha, dalam rangka Pekan Olah raga penyandang kusta. Presiden bersedia berjabat tangan dengan mereka. 2. Program Imunisasi, yang memiliki damapak pada pencegahan kematian bayi, damapk positifnya adalah : • pada tahun 1971 angka kematian bayi 142 bayi per 1000 bayi • pada tahun 1980 112 per 1000 bayi • tahun 1980 menjadi 112 per 1000 bayi • 1985 menjadi 75 per 1000 bayi • selama 9 tahun terjadi penurunan angka kematian bayi rata-rata 3,3, % diperkirakan angka kematian bayi tahun 1990 54/1000 kelahiran, tahuin 1995 menjadi 48/1000 kelahiran, tahun 2000 menjadi 35/1000 kelahiran. 3. Dunia dibuat lebih yakin dengan pencanangan pemberian ASI (air susu ibu) bertepan hari Ibu ke-62 dan Hari Kesetiakawanan Nasional th. 1990 oleh Presiden Soeharto. Beberapa catatan tentang pencanangan pemberian ASI tersebut. Terdapat penurunan penggunaan ASI tercatat : • Th. 1979 kota Jakarta hanya 18 % bayi yang mendapat ASI, tahun 1984 naik menjadi 24,8 % • Kota Semarang tahun 1983 hanya 30 % bayi yang diberi ASI , tahun 1984 naik menjadi 51,5 % • Kota Denpasar tahun 1980 hanya 10 % bayi yang mendapat ASI, 1986, naik menjadi 18,07% 4. Gerakan sadar gizi di Wonogiri 1989, program perbaikan gizi pada 1.059 desa lama dan 24,250 desa lama. Dan penanggulangan gondok endemic terhadap 289.800 orang dari 23 propinsi dilakukan penyuntikan 5. perangan dalam pencetus Inpres Puskesmas tahun 1972, sebagai terobosan dalam pelayanan kesehatan secara merata di Indonesia. Pembuatan rumah dinas para dokter dan para medik. Jumlah puskesmas tercatat 5.631, Puskesmas pembantu 14.850, Puskesmas keliling roda empat 3.867 buah, dan perahu motor 546 buah. 6. Pembuatan Pos Pelayanan Terpadu pada tahun 1984 berjumlah 200.000 buah dari 65.517 desa tersebar diseluruh pelosok Indonesia. Beberapa usaha di atas merupakan alasan bangsa Indonesia mendapatkan penghargaan “Health for All Golden Medal Award’ dari WHO.Medali WHO
PiagamDari WHO · Kepada Presiden Suharto
Medali yang diberikan WHO kepada Bapak Soeharto tanggal 18 Februari 1991, bahan logam bentuk koin warna kuning bertali warna biru. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Avicena Award
PiagamDari UNESCO (United Nation Education, Scientific Culture Organisation) · Kepada Presiden Suharto
PENGHARGAAN DARI UNESCO (United Nation Education, Scientific Culture Organisation) “The Avicena Award” Penghargaan Medali Emas yang diterima pada tanggal 19 Juni 1993, dari UNESCO (United Nation Education, Scientific Culture Organisation) dari Dr. Fredico Mayor, Dirjen UNESCO memberikan The Avicena Award kepada Kepala Negara Indonesia, Bapak Soeharto dalam Pembangunan Bidang Pendidikan untuk Rakyat. Catatan dari UNESCO menyebutkan Indonesia dalam konsep pembangunan bidang pendidikan sejak tahun 1970-an telah mewujudkan kebijakan wajib belajar 6 tahun dan pembangunan sarana dan prasarana sekolah dasar dengan dibangunnya SD INPRES serta perbaikan kualitas guru dan kurikulum Sekolah Dasar. Keberhasilan kebijakan WAJIB BELAJAR 6 TAHUN itu dikonsolidasikan dengan program anak asuh yang dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan dikalangan keluarga miskin dan memuji keberhasilan Indonesia dalam memberantas buta huruf. Berikut merupakan kutipan berita dari harian REPUBLIKA terbitan 19 Juni 1993 dalam buku Presiden RI ke II Jenderal H.M. Soeharto dalam Berita sebagai berikut : UNESCO jadikan Indonesia contoh pembangunan pendidikan, Unesco menilai Indonesia berhasil dalam pembangunan bidang pendidikan, terutama bagi pendidikan dasar. Untuk itu UNESCO akan menjadikan Indonesia sebagai percontohan dalam pembangunan pendidikan dinegara berkembang yang padat penduduk. Selanjutnya UNESCO memiliki 3 program pokok, pertama pendidikan untuk semua (education for all). Kemudian pendidikan ketrampilan dan kemajuan serta terakhir pendidikan lingkungan. Tiga program pokok menurutnya akan terus dikembangkan UNESCO dimasa yang akan datang. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiPiagam "The Avicenna"
PiagamDari UNESCO · Kepada Presiden Suharto
Piagam yang diberikan kepada Bapak Soeharto dari Unesco atas prestasi Indonesia dalam bidang pendidikan tanggal 19 Juni 1993, bingkai kayu dengan cat prada warna kuning. sumber: Museum Purna Bahkti PertiwiOrder of Yaroslav the Wise
PiagamDari Pemerintah Republik Ukraina · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Ukraina kepada Bapak Soeharto, 29 Juli 1997.VI. UNDP (UNITED NATION DEVELOPMENT PROGRAM)
PiagamDari James Gustave, Administrator UNDP · Kepada Presiden Suharto
UNDP (UNITED NATION DEVELOPMENT PROGRAM) Pada Tanggal 29 Agustus 1997, James Gustave, Administrator UNDP menyerahkan Piagam UNDP kepada Soeharto, Presdien RI. Penyerahan Penghargaan tersebut atas komitmen, peranan dan jasanya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Mengutip penjelasan Menteri Luar Negeri Ali Alatas, dalam Harian BISNIS INDONESIA terbitan 29 Agustus 1997 dalam Presiden RI ke-II Jenderal Besar H.M. Soeharto dalam Berita “Ini merupakan penghargaan pertama kali yang diberikan Lembaga itu kepada presiden atau tokoh dunia. Pak Harto mengatakan bahwa untuk 25 tahun pertama pembangunan Indonesia, diperkenalkan program-program Inpres, termasuk program Inpres Desa Tertinggal (IDT). Program ini, kata Presiden dimaksudkan untuk merangsang masyarakat miskin agar dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka melalui bantuan modal, untuk pengembangan usaha. Pak Harto menyebutkan, modal yang diberikan maksimal 60 juta secara bertahap selama tiga tahun. Desa yang menerima dana IDT saat ini berjumlah 28 ribu lebih atau 43 % dari seluruh desa di Indonesia. Menurut Meneg PPN/Ketua Bappenas Ginandjar Kartasasmita, penghargaan yang untuk pertama kali diberikan Badan Pembangunan PBB kepada seorang Kepala Negera itu didasarkan atas keberhasilan yang luar biasa dan komitmennya terhadap upaya yang berkelanjutan untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Order Of Good Hope
PiagamDari Pemerintah Afrika Selatan · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Afrika Selatan kepada Bapak Soeharto atas peran serta dan dukungannya kepada rakyat Afrika Selatan dalam memerangi politik apharthaid, 22 Nopember 1997.Bintang Kartika Eka Pakci Utama (1)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Bapak SoehartoBintang Jalasena Utama (1)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah RI kepada Bapak Soharto tahun 1968.Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (1)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto tahun 1968. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Bhayangkara Utama (1)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto tahun 1968. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Kartika Eka Pakci Pratama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto tahun 1986. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Kartika Eka Pakci nararya (III)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto tahun 1986. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Sewindu APRI (Angkatan Perang Republik Indonesia)
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto tahun 1968. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Garuda
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto tahun 1968. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiStayalancana Perang Kemerdekaan I
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana Perang Kemerdekaan II
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana Kesetiaan XXIV Tahun
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana Teladan
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana Wira Dharma
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana Penegak
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana Satya Dharma
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto, bentuk segi lima, bertuliskan Satya Dharma, bertali warna hijau dan putih. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana GOM I
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Satyalancana GOM II
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Bapak Soeharto tahun sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana GOM III
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiSatyalancana GOM IV
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jsa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Bapak Soeharto sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Raja Of The Order Of Sikatuna
PiagamDari Pemerintah Philipina · Kepada Presiden Suharto
Tanda Jasa yang diberikan oleh Pemerintah Philipina kepada Bapak Soeharto tahun 1968, bentuk kalung rantai berliontin bertuliskan Commander Laureate dengan diameter 7.5 cm.Independence Necklace
PiagamDari Pemerintah Qatar · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Qatar kepada Bapak Soeharto, bentuk kalung berliontin warna kuning dan berhiaskan batu warna putih dan merah. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiBintang Pahlavi
PiagamDari Pemerintah Iran · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Iran kepada Bapak SoehartoBintang Penghargaan dari Yaman
PiagamDari Pemerintah Yaman · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Yaman kepada Bapak Soeharto. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiDarjah Utama Temasek
PiagamDari Republik Singapura · Kepada Presiden Suharto
Tanda jasa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Singapura kepada Bapak Soeharto. sumber: Museum Purna Bhakti PertiwiThe Avicena
PiagamDari UNESCO · Kepada Presiden Suharto
Medali yang diberikan kepada Bapak Soeharto dari UNESCO, bahan logam bentuk koin warna kuning. sumber: Museum Purna Bhakti Pertiwi
Lanjut membaca


