Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Pemilu hanya alat : catatan Presiden tentang Pemilu
Anotasi:
Mengisi lima hari tenang (24 hingga 28 Mei) menjelang hari pencoblosan, Kamis 29 Mei 1997, Merdeka minggu menurunkan pandangan dan pemikiran Presiden Soeharto tentang Pemilihan Umum. Pandangan Pak Harto ini sebenarnya khusus mengenai "Pemilu 1971" yakni Pemilu I setelah Orde Baru. Namun isi dan maknanya masih tetap relevan untuk sekarang.Sumber: Merdeka; 25 Mei 1997; hlm. 1Pak Harto mencoblos di TPS 02 Cendana
Anotasi:
Presiden Soeharto beserta putra putrinya, yakni Kel. Indra Rukmana, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Ny. Siti Hediati Prabowo, Hutomo Mandala Putra dan Pratikto Singgih akan melakukan pencoblosan suara bersama warga setempat di TPS 02 Cendana, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.Sumber: Merdeka; 27 Mei 1997 : hlm. 16OPP diminta mengevaluasi jalannya kampanye Pemilu
Anotasi:
Presiden Soeharto menegaskan, Pemerintah tidak akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kampanye Pemilu karena yang pantas melakukan penilaian itu adalah Organisasi Peserta Pemilu (OPP) yakni PPP, Golkar dan PDI. OPP diharapkan penilaian apakah kampanye sudah sesuai dengan peraturan pemerintah, kesepakatan OPP dan peraturan lainnya.Sumber: Merdeka; 24 Mei 1997 : hlm. 16Pemilu bukan untuk pertahankan status quo
Anotasi:
Presiden Soeharto menegaskan Pemilu sama sekali bukan untuk mempertahankan status quo dan sama sekali bukan merupakan kepentingan pemerintah. Pemilu merupakan pesta demokrasi yang telah dilaksanakan dan diwujudkan dalam berbagai Pelita.DemokrasiSumber: Media Indonesia; 22 Maret 1997 : hlm. 1Pemerintah tak berniat undang pengamat asing
Anotasi:
Presiden Soeharto menegaskan Pemerintah Indonesia tidak bermaksud mengundang orang-orang asing untuk menjadi pengamat pada Pemilu 1997 yang akan dilaksanakan pada 29 Mei mendatang.Sumber: Media Indonesia; 26 Maret 1997 : hlm. 20
Menampilkan 5 dari 37 artikel
Lanjut membaca


