Penghargaan
Tanda jasa dan penghargaan yang diraih
Rekam jejak tanda jasa, gelar, dan penghargaan yang diterima seorang presiden sepanjang masa jabatannya, disusun berdasarkan urutan waktu.
Profesor Kehormatan/Guru Besar
GelarDari Institut Teknologi Bandung · Kepada B.J. Habibie
Menerima Tanda Jasa sebagai Profesor Kehormatan/Guru Besar pada Istitut Teknologi Bandung, dalam Bidang Konstruksi Pesawat Terbang.Bintang Penghargaan Tertinggi Kerajaan Spanyol
PiagamDari Kerajaan Spanyol · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
B.J. Habibie menerima Bintang Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Kerajaan Spanyol atas jasa-jasanya.Bintang Penghargaan Tertinggi Republik Federasi Jerman
PiagamDari Republik Federasi Jerman · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
B.J. Habibie menerima Bintang Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Republik Federasi Jerman.Bintang Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Negara Bagian Niedersachsen
PiagamDari Republik Federasi Jerman · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Bintang Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Negara Bagian Niedersachsen, Republik Federasi Jerman.Stayalancana Dwidya Sistha
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Satya Lencana Dwidya Sistha Satyalancana Dwidya Sistha diadakan dengan tujuan untuk memberi penghargaan kepada Anggota-anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang karena jabatannya selaku Guru/Instruktur pada Lembaga-lembaga Pendidikan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia telah menunjukkan kesetiaannya, prestasi kerja serta kelakuan baik selama 2 tahun terus-menerus atau berjumlah 3 tahun terputus.Satyalancana Dwidya Sistha
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Satyalancana Dwidya SisthaIlmu Pengetahuan
HadiahDari Depdikbud, Republik Indonesia · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Hadiah Ilmu Pengetahuan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia.Bintang Penghargaan Tertinggi Kerajaan Belanda
PiagamDari Pemerintah Kerajaan Belanda · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Bintang Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Kerajaan Belanda, karena jasa-jasa nya.Tokoh Teknologi Penerbangan
PiagamDari Aviation Week · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
terpilih sebagai salah seorang dari 21 tokoh yang berjasa dalam teknologi penerbangan dan angkasa luar tahun 1983 oleh Team Editorial Majalah “Aviation Week & Space Technology”.Grand Cross of Aeronautical Merit
PiagamDari Republik Chili · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Tanda Penghargaan “Grand Cross of Aeronautical Merit” dari Presiden Republik Chili.Grand Cordon Of The Order of Al-Istiqlal
PiagamDari Kerajaan Yordania · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Tanda Kehormatan “Grand Cordon Of The Order of Al-Istiqlal (Independence)” dari Pemerintah Kerajaan Hashemite Yordania.Bintang Republik Indonesia Adipradana
PiagamDari Republik Indonesia · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Bintang Republik Indonesia Adipradana; Wakil Presiden Republik Indonesia; Keppres No.022/TK/TH.1998; Tanggal 12-3-1998. Bintang Republik Indonesia diadakan dengan tujuan untuk memberi kehormatan istimewa kepada mereka yang berjasa sangat luar biasa guna keutuhan, kelangsungan dan kejayaan Negara. Bintang Republik Indonesia adalah tanda kehormatan yang tertinggi diantara tanda-tanda kehormatan. Bintang Republik Indonesia berbentuk sebagai berikut : Bintang emas bersudut tujuh, yang berpinggir putih dari email dan ujungnya berupa pentol mutiara, terletak pada tujuk berkas sinar emas dan tujuh berkas sinar mutiara, berkas mana masing-masing terdiri dari tujuh sinar (tiap-tiap sinar mutiara diwujudkan oleh serangkaian mutiara). Pentol mutiara dari bintang itu terletak pada sinar emas yang berada di tengah sendiri. Di tengah-tengah bintang emas ditulis huruf-huruf R.I. dari emas yang berarti Republik Indonesia di atas dasar biru tua dari email dan dilingkari oleh 17 butir mutiara yang berangkaian satu dengan yang lain. Tepat di atas lingkaran mutiara ini terletak Lambang Negara pada sebuah dari tujuh sudut bintang. Keterangan : Sudut tujuh adalah lambang dari 7 cakram yang berada di dalam tubuh manusia sebagai cabang sumber kekuatan hidup. Warna putih dari pingguran bintang melambangkan kesucian. Tujuh berkas sinar emas dan tujuh berkas sinar mutiara menghias tujuh cakram tersebut di atas. Huruf R.I. ditulis dengan warna kuning keemasan sebagai lambang kebijaksanaan di atas dasar biru tua sebagai lambang kesetiaan dan ke Tuhanan. Lingkaran yang terdiri dari rangkaian 17 mutiara mengingatkan pada hari Proklamasi Republik Indonesia. I. BINTANG REPUBLIK INDONESIA (BRI): Merupakan Tanda Kehormatan tertinggi diantara Tanda-tanda Kehormatan. Tanda Kehormatan BRI terdiri dari 5 kelas: BRI Adipurna BRI Adipradana BRI Utama BRI Pratama BRI Nararya. Tanda Kehormatan BRI Adipurna sampai dengan BRI Nararya, berpita selempang. sumber: http://www.setneg.go.idBintang Mahaputra Adipurna
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Mahaputra Adipurna Kepres 022/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Republik Indonesia Adipurna
PiagamDari Republik Indonesia · Kepada BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
Bintang Republik Indonesia diadakan dengan tujuan untuk memberi kehormatan istimewa kepada mereka yang berjasa sangat luar biasa guna keutuhan, kelangsungan dan kejayaan Negara. Bintang Republik Indonesia adalah tanda kehormatan yang tertinggi diantara tanda-tanda kehormatan. Bintang Republik Indonesia berbentuk sebagai berikut : Bintang emas bersudut tujuh, yang berpinggir putih dari email dan ujungnya berupa pentol mutiara, terletak pada tujuk berkas sinar emas dan tujuh berkas sinar mutiara, berkas mana masing-masing terdiri dari tujuh sinar (tiap-tiap sinar mutiara diwujudkan oleh serangkaian mutiara). Pentol mutiara dari bintang itu terletak pada sinar emas yang berada di tengah sendiri. Di tengah-tengah bintang emas ditulis huruf-huruf R.I. dari emas yang berarti Republik Indonesia di atas dasar biru tua dari email dan dilingkari oleh 17 butir mutiara yang berangkaian satu dengan yang lain. Tepat di atas lingkaran mutiara ini terletak Lambang Negara pada sebuah dari tujuh sudut bintang. Keterangan : Sudut tujuh adalah lambang dari 7 cakram yang berada di dalam tubuh manusia sebagai cabang sumber kekuatan hidup. Warna putih dari pingguran bintang melambangkan kesucian. Tujuh berkas sinar emas dan tujuh berkas sinar mutiara menghias tujuh cakram tersebut di atas. Huruf R.I. ditulis dengan warna kuning keemasan sebagai lambang kebijaksanaan di atas dasar biru tua sebagai lambang kesetiaan dan ke Tuhanan. Lingkaran yang terdiri dari rangkaian 17 mutiara mengingatkan pada hari Proklamasi Republik Indonesia. I. BINTANG REPUBLIK INDONESIA (BRI): Merupakan Tanda Kehormatan tertinggi diantara Tanda-tanda Kehormatan. Tanda Kehormatan BRI terdiri dari 5 kelas: BRI Adipurna BRI Adipradana BRI Utama BRI Pratama BRI Nararya. Tanda Kehormatan BRI Adipurna sampai dengan BRI Nararya, berpita selempang. sumber: http://www.setneg.go.idBintang Jasa Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Jasa Utama Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Budaya Parama Dharma
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Budaya Parama Dharma Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Yudha Dharma Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Yudha Dharma Utama Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Kartika Eka Pakci Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Kartika Eka Pakci Utama Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Jalasena Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Jalasena Utama Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Swa Bhuwana Paksa Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer PresidenBintang Bhayangkara Utama
PiagamDari Pemerintah RI · Kepada Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie
Bintang Bhayangkara Utama Kepres 040/TK/Tahun 1998 sumber: Sekretariat Militer Presiden
Lanjut membaca


