Indeks Artikel
Daftar artikel yang terkait presiden
Tentang Rubrik
Artikel atau karya penulis yang pernah menjadi Presiden RI, baik yang ditulis pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Berita tentang individu yang pernah menjadi Presiden RI, baik tentang hal-hal yang terjadi pada masa bersangkutan akan, sedang, atau sudah tidak lagi menduduki jabatan presiden;
Kabinet dengan tradisi baru
Pengarang - Johermansyah Johan
Pengarang Tambahan - Johermansyah Johan
Anotasi:
Setelah "mengobok-ngobok kabinet hasil kompromi kekuatan-kekuatan politik yang mengegolkan dirinya sebagai presiden sehingga beberapa menteri bertumbangan, kini rakyat menunggu langkah penting Presiden Gus Dur untuk meletakan tradisi baru dalam sejarah kabinet Republik Indonesia.PsikologiSumber: Suara Pembaharuan; 23 Agustus 2000 : hlm. 9J. Kristiadi : DPR harus berpikir pragmatis
Anotasi:
Pengamat politik dari CSIS, Dr. J. Kristiadi mengatakan, tindakan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mencopot dan mengangkat Kapolri tidak seluruhnya salah. Karena itu, elite politik di DPR RI hendaknua berpikir pragmatis dan efektif untuk memcari pemecahan masalah yang konkret sesuai kebuturan rakyat saat ini.PsikologiSumber: Suara Pembaharuan; 27 September 2000 : hlm. 2Ide penghapusan Tap MPRS XXV Gus Dur : harus dibicarakan dulu
Anotasi:
Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengatakan, gagasan penghapusan ketetapan (Tap) MPRS XXV/MPRS 1966 tentang pelarangan segala bentuk eksistensi ideologi dan organisasi penganut paham marxisme dan komunisme harus dibicarakan dulu dilingkungan pemerintah, karena masih menimbulkan pro-kontra. Namun secara pribadi, Gus Dur setuju penghapusan Tap itu, antara lain karena pertimbangan hak asasi manusia (HAM).PsikologiSumber: Kompas; 26 Maret 2000 : hlm. 1Birokrasi dan konspirasi sistemik
Pengarang - Laode Ida
Pengarang Tambahan - Laode Ida
Anotasi:
Tiadak ada yang bisa menjamin kalau pergantian dari rezim Orde Baru ke pemerintahan era reformasi sekarang ini bisa secara otomatis menciptakan pemerintahan yang bersih dari kolusi, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Presiden KH. Abdurrahman Wahid, Wapres Megawati Soekarnoputri dan beberapa orang menteri di kabinet ini barangkali dapat dibnggakan atas keluputan mereka dari kontaminasi Orde Baru itu, tetapi tak ada satu pun yang bisa menjamin kalau aparat di bawahnya berperilaku sama, atau memiliki motivasi yang sama dengan para pejabat negara itu.PsikologiSumber: Kompas; 8 Maret 2000 : hlm. 4Gus Dur pemimpin neopatrimonial?
Pengarang - Nuril Huda
Pengarang Tambahan - Nuril Huda
Anotasi:
Untuk memimpin transisi ke demokrasi ini tidak banyak pilihan bagi Gus Dur kecuali harus mengubah gaya kepemimpinannya yang tradisional itu menjadi legal rasional. Sebab tidak ada satupun pemerintahan modern dan memiliki good governance yang bercorak patrimonial tradisional maupun neopatrimonial.Prabowo Subianto, -- 1951-DemokrasiSumber: Media Indonesia; 13 Desember 2000 : hlm. 8
Menampilkan 5 dari 94 artikel
Lanjut membaca


