indJKPNPNA
Sindikat Suara di Malaysia?
Suara Pembaruan, 12 April 2019
Anotasi
Kasus dugaan pencoblosan surat suara di Malaysia disebut-sebut diotaki oleh sindikat suara yang sakit hati karena mendapat order. Pada dua pemilu sebelumnya sindikat ini mendapatkan pekerjaan, namun pada pemilu kali ini, mereka tidak mendapatkan pekerjaan. Sindikat ini orang Indonesia yang tinggal di Malaysia, karena sakit hati mereka membongkar. Kebetulan ada pula yang butuh jasa mereka untuk membongkarnya. Sindikat ini bisa memainkan manipulasi suara warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia. Ada tiga pola pemilihan yang dilakukan di luar negeri. Pertama dengan pos dan drop box, kedua dengan TPS Keliling, dan ketiga adalah memilih langsung. Suara yang dikirim pos dan TPS keliling biasanya menjadi tugas para sindikat suara di Malaysia. Modusnya adalah memotong jalur pengiriman surat suara. Sebelum dikirim oleh kantor pos yang ditunjuk pemilih, surat suara dibawa ke rumah atau gudang untuk dicoblos oleh anggota sindikat sesuai dengan keinginan pemesan.
Klien mereka adalah para calon anggota legislatif (caleg), setelah dicoblos, surat suara dikembalikan ke PPLN untuk dihitung saat penghitungan suara.
