indJKPNPNA
Kedua Ormas Islam Jadi Incaran
Suara Pembaharuan, 27 Sepetember 2018
Anotasi
Konsorsium Kader Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur) telah mendeklarasikan dukungan terhadap capres dan cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma'ruf Amin. Kepastian itu disampaikan oleh Yeni Wahid setelah menerima kunjungan KH. Ma'ruf Amin di kediamannya.
Parpol peserta pemilu 2019 saat ini masih berupaya keras memperebutkan basis suara organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam besar, yakni NU dan Muhammadiyah. Kubu Jokowi merangkul basis suara NU sedangkan kubu Prabowo mengincar basis massa Muhammadiyah.
Perebutan itu akan mudah bila masing-masing kubu tidak menunggu keputusan struktural kepengurusan masing-masing ormas, tetapi dengan menggandeng tokoh-tokohnya. Kubu Prabowo berhasil merangkul tokoh Muhammadiyah, seperti Ketum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Bendahara Umum PP Muhammadiyah Suyatno. Bahkan Dahnil memilih mundur sebagai dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.
Dilihat dari sisi sejarah Partai PAN, salah satu pendukung kubu Prabowo, juga akan membawa banyak gerbong kader mapun tokoh Muhammadiyah lainnya. PAN dianggal sebagai partai orang-orang Muhammadiyah karena sosok pendirinya, Amien Rais yang juga sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah.
