indJKPNPNA
Jokowi : Pesta Demokrasi Harus Ciptakan Kegembiraan
Suara Pembaruan, 8 April 2019
Anotasi
Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pesta demokrasi harus menciptakan kegembiraan, bukan menimbulkan ketakuta. "Inilah yang dinamakan pesta demokrasi. Pesta harus senang, gembira. Jangan sampai dengan adanya pesta demokrasi diciptakan adanya ketakutan" kata Jokowi saat kampanye terbuka di Kota Tangerang, Banten Minggu 8 April.
Dalam pesta demokrasi jangan sampai ada kemarahan dan menjaga persaudaraan serta persatuan bangsa. Pesta demokrasi adalah hakikat kegembiraan dalam rangka memilih pemimpin.
Dijadwalkan setelah kampanye terbuka di Tangerang, Banten, Jokowi akan berkampanye di Kalawa Convention Center, Kalimantan Tengah, pada pukul 18.00. Agustiar yang merupakan saudara dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menegaskan ia menargetkan dukungan suara terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin di wilayah Kalteng berkisar 75-80%.
Sementara itu di Sangata, Kalimantan Timur (Kaltim) jurkam nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Situ Nurbaya Bakar mengatakan, pada Pilpres 17 April mendatang, rakyat menginginkan Jokowi untuk memimpin kembali selama lima tahun, karena sudah terbukti membuat banyak kemajuan. Dalam orasi politiknya Siti Nurbaya menjelaskan bagaimana kiprah Jokowi lima tahun terakhir ini.
Penting untuk memilih Jokowi lagi, karena memilih Jokowi akan melanjutkan pembangunan yang telah nyata dirasakan rakyat lima tahun belakangan ini. Melilih capres 01 berarti menjamin NKRI dan tidak memberi ruang untuk mengubah sistem negara dan Dasar Negara Pancasila.
Sementara itu, calon wakil presiden dengan nomor urut 02, Sandiaga S. Uno menerima bantuan dana kampanye dari ibu-ibu sebanyak dua kantor plastik besar. Bantuan itu diterima Sandiaga saat menghadiri kampanye nasional yang dilaksanakan di Rumah Aspirasi Romo Centre di Tiara Centre, Medan.
Dalam kesempatan kampanye nasional tersebut pasangan Prabowo-Sandiaga mengatakan, bersama Prabowo-Sandi harga sembako, listrik akan turun. Kami mengajak kaum ibu-ibu untuk tidak golongan putih (golput) pada saat hari pencoblosan.
