indJKPNPNA
Jokowi Bertekad Mengulang Kemenangan di Banyumas
Suara Pembaruan, 5 April 2019
Anotasi
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, dirinya dan cawapres Ma'ruf Amin bisa mengumpulkan suara di Kabupaten Banyumas sebesar 80%.
Hal itu disampaikan pada kampanye terbuka di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis 4 April.
"Perlu saya ingatkan tahun 2014 Jokowi-JK di Banyumas menang 64%. Di tahun 2019 ini, kita ingin menang disini 80%, setuju?" tanya Jokowi di atas panggung kampanye. Massa berteriak, "Setuju".
Jokowi memiliki alasan dengan targetnya di Banyumas, karena masyarakat disini sangat militan sehingga ia yakin elektabilitasnya semakin terdongkrak.
Dalam kampanye tebuka di Banyumas, turut hadir politikus PDIP Puan Maharani, Pramono Anung, dan Gajar Pranowo.
Sementara itu, dalam kampanye di Kabupaten Tegal, Jokowi memamerkan tiga kartu sebagai program yang akan dilaksanakan mulai 2020. Meski hujan lebat saat Jokowi berkampanye namun capres petahana ini tetap semangat berorasi, yaitu soal kartu. Pertama Kartu Sembako, yang dapat digunakan ibu-ibu untuk membeli sembako dengan harga murah. Kartu kedua adalah Kartu Indonesia Pintar, atau KIP Kuliah, adalah kelanjutan dari KIP yang sudah keluar lebih dahulu 4,5 tahun lalu.
KIP Kuliah kali ini adalah melanjutkan kuliah ke universitas dan akademi baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kartu yang ketiga adalah Kartu Pra Kerja, kartu ini diperuntukkan bagi lulusan-SMA-SMK akademi perguruan tinggi atau yang masih kerja kemudian kena PHK. Dengan Kartu Pra Kerja ini akan diberikan pelatihan-pelatihan oleh kementerian, Balai Latihan Kerja (BLK), dan BUMN, juga oleh swasta. Diharapkan nantinya yang dilatih akan mendapatkan skill yang baik, hingga diterima di dunia kerja, di dunia industri, di BUMN. Jokowi menyampaikan "Ketiga kartu ini akan dianggarkan tahun depan (2020) dan tahun depan sudah bisa dipakai, Setuju?" dan disambut riuh para simpatisannya.
